Friday, 14 July 2017

Resep Membuat Sate Padang, Praktis dan Enak (Sumatera Barat)

Siapa yang gak suka makan sate ? semua pasti suka kan.  Sate merupakan salah satu makanan yang digemari orang Indonesia, bahkansampai para turis asing yang datang ke Indonesia pun tidak sedikit yang menggemari  sate.  Sate di Indonesia ada beragam jenisnya salah satunya sate padang.  Sebenarnya di Sumatera Barat,  sate padang  itu terbagi atas beberapa jenis yaitu sate Padang, sate Padang Panjang dan sate Pariaman. Perbedaanya adalah pada sate Padang Panjang kuah sate nya berwarna kuning, sate Pariaman kuahnya berwarna merah. Selain berbeda dalam warna kuahnya, rasa sate Padang Panjang dan Pariaman juga berbeda. Namun sate Padang memiliki perpaduan rasa dari kedua jenis sate tersebut.  Kali ini RESEP IBUKU ingin berbagi resep membuat Sate Padang yang praktis dan enak. Berikut resepnya.
Bahan
  • 250 gram lidah sapi
  • 250 gram daging sapi bagian has dalam
  • 250 gram jantung sapi
  • 250 gram hati sapi
  • 150 ml minyak goreng
  • 1 liter air
Bumbu Halus
  • 7 buah cabai merah keriting
  • 7 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar, sangrai
  • 1 sdt merica kasar
  • ¼ sdt jinten
  • 2 ruas jari kunyit
  • garam secukupnya
Pelengkap
  • 2 ruas hari lengkuas, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 lembar daun kunyit
  • 100 gram tepung beras
  • 50 ml air
  • bawang merah goreng secukupnya
  • lontong atau ketupat
Cara Membuat
  1. Rebus sampai empuk daging sapi, lidah sapi,jantung sapi dan hati sapi dengan minyak. Tambahkan bumbu halus, serai, lengkuas dan daun kunyit. Setelah empuk, tiriskan dan potong-potong kecil dan tipis. Kemudian tusuk dengan lidi. Air bekas rebusan jangan dibuang.
  2. Kemudian bakar di atas api kecil sampai kering.
  3. Membuat Kuah Sate : Panaskan kembali kaldu rebusan daging. Larutkan tepung beras dalam air, lalu campurkan ke dalam kaldu rebusan daging. Aduk-aduk sampai mengental.
  4. Potong lontong atau ketupat sesuai selera
  5. Terakhir, sajikan sate dan lontong atau ketupat diatas piring, siramkan kuah sate diatasnya kemudian taburi dengan bawang goreng merah. Sajikan.
Sekarang sate Padang sudah bisa disajikan untuk keluarga dirumah, gak perlu beli sate lagi deh. Selain resep Sate Padang masih banyak lagi aneka resep olahan daging lainnya yang tidak kalah rasanya. Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Semoga bermanfaat.

Resep Gulai Tunjang Khas Sumatera Barat, Menggoda selera

Olahan daging sapi memang sangat lezat, selain itu bagian kaki sapi pun bisa diolah menjadi masakan yang bercita rasa sangat menggoda lidah. Salah satunya adalah gulai tunjang. Gulai tunjang menggunakan bahan utama tunjang atau kikil. Kikil selain nikmat dibuat gulai tunjang, bisa juga dibuat sop kikil. Siapa sih yang gak suka gulai tunjang, terutama orang minang pasti sangat menyukai masakan ini. Gulai tunjang sangat nikmat bila disantap dengan nasi hangat atau lontong. Kikil sangat baik untuk dikonsumsi selain karena rasanya enak juga karena terdapat kandungan Vitamin K yang baik untuk pembentukan Kalsium. Hm, jadi gak sabar mau buat gulai tunjang, berikut resepnya.
Bahan
  • 500 gram kikil sapi
  • 750 ml santan
  • 1 liter air
Bumbu Halus
  • 100 gram cabai merah keriting
  • 10 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1 ruas jari lengkuas
  • 4 butir kemiri
  • 2 ruas jari kunyit
  • garam secukupnya
Bahan Pelengkap
  • ½ lembar daun kunyit
  • 1 butir asam kandis
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk purut
Cara Membuat
  1. Cuci bersih kikil, kemudian rebus air. Setelah mendidik masukkan kikil dan masak sampai empuk, angkat dan tiriskan. Setelah dingin potong kikil sesuai selera.
  2. Masak didalam panci dengan api sedang, bumbu halus dan bahan perngkap. Tambahkan santan, masak sampai mendidih.
  3. Kemudian kecilkan api, masukkan kikil, aduk-aduk sampai santan mengental dan keluar minyak.
  4. Angkat dan sajikan.
Bagaimana resepnya ? Cukup mudah bukan membuatnya, sajikan gulai tunjang khas Sumatera Barat untuk keluarga dirumah. Dijamin semua bakalan suka dan tambah disayang suami deh. hehe. Masih banyak lagi aneka resep olahan daging yang bisa dicoba dirumah, tentu saja bahan dan cara membuatnya cukup mudah sehingga bisa langsung dicoba sendiri dirumah untuk menambah variasi masakan bagi keluarga tercinta. Selamat mencoba

Resep Rujak Mie Khas Palembang (Sumatera Selatan)

Rujak mie merupakan makanan khas kota Palembang. Ketika mendengar nama makanan ini yang terlintas dalam pikiran adalah mi yang disiram dengan kuah bumbu rujak, dan ternyata benar. Namun selain mi juga terdapat pempek lenjer, tauge, mentimun dan ebi sebagai bahan-bahannya. Kenapa ada pempeknya dalam rujak mie ini ?  Jawabannya karena sebenarnya rujak mi adalah variasi dari pempek. Di Palembang, memang terkenal dengan kelezatan pempeknya, nah pempek palembang mempunyai banyak variasi dalam cara menyantapnya. Ada yang disantap dengan kuah cuko, ada yang disantap dengan kuah udang atau biasa dikenal tekwan, ada yang dicampur telur dadar atau lenggang, dan salah satunya adalah rujak mi. Daripada penasaran silahkan dicoba resep yang diberikan. Berikut resepnya
Bahan
  • 300 gram pempek lenjer
  • 150 gram tauge, seduh dengan air panas dan tiriskan
  • 200 gram mi basah, seduh dengan air panas dan tiriskan
  • 2 buah mentimun, potong-potong
  • Bubuk ebi untuk taburan
Bahan Kuah Cuko
  • 9 siung bawang putih, haluskan
  • 8 buah cabai merah keriting, haluskan
  • 3 buah cabai rawit merah, haluskan
  • 1 sdt asam jawa
  • 150 gram gula merah, iris-iris
  • 600 ml air
Cara Membuat
  1. Goreng pempek lenjer hingga matang, kemudian potong-potong.
  2. Susun di dalam mangkok saji pempek, mi basah, mentimun dan tauge.
  3. Masak hingga mendidih campuran asam jawa, gula merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting dan air. Aduk-aduk rata.
  4. Setelah kuah cuko matang, tuangkan ke dalam mangkok saji yang telah diisi. Terakhir taburi dengan bubuk ebi
Cukup mudah bukan membuat Rujak Mie sendiri dirumah, dijamin keluarga bakalan suka. Sekarang tidak perlu susah-susah ke Palembang untuk mencoba makanan khas kota Palembang, karena selain Resep Rujak Mie Khas Palembang ini, masih banyak resp lainnya yang tidak kalah lezatnya dan tentu saja cara membuatnya sangat mudah dan praktis untuk dicoba sendiri dirumah. Selamat mencoba

Resep Nasi Minyak Khas Melayu Deli (Sumatera Utara)

Bagi sebagian orang mengira bahwa nasi minyak berasal dari Malaysia, padahal sebenarnya nasi minyak merupakan makanan khas Melayu Deli, Sumatera Utara. Memang di negeri jiran, banyak para penjaja makanan yang menyediakan nasi minyak. Namun disana namanya bukan nasi minyak, melainkan nasi lemak. Biasanya nasi minyak disajikan saat pagi hari, dengan cita rasa gurih dan berminyak. Nasi minyak banyak dijumpai pada pesta pernikahan masyarakat Melayu Deli. Buat kamu yang tertarik ingin mencoba membuat dirumah, berikut SiTukangMasak berikan resepnya.
Bahan
  • 500 gram beras, cuci
  • 750 ml air
  • 4 sdm minyak goreng
  • 2 butir kapulaga
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 cm kayu manis
  • 50 gram kismis
  • ½ butir biji pala
  • 1 sdt garam
  • ½ merica halus
  • 1 sdm margarin
Pelengkap
  • Bawang goreng
  • Telur dadar, iris tipis
Cara Membuat
  1. Langkah pertama tumis kapulaga, kayu manis, serai, dan biji pala sampai beraroma harum.
  2. Kemudian masukkan beras, aduk-aduk sampai warnanya kekuningan.
  3. Lalu tambahkan air, garam dan merica halus. Aduk-aduk rata. Masak sampai airnya habis, angkat
  4. Setelah itu kukus beras kurang lebih selama 30 menit atau sampai matang. Tambahkan margarin dan kismis. aduk-aduk sampai rata. Kukus lagi beberapa saat, kemudian angkat.
  5. Terakhir sajikan dengan taburan bawang goreng dan irisan telur dadar.
Sangat mudah bukan cara membuatnya ? Nasi minyak ini juga sangat nikmat bila disantap dengan kari dan acar nenas. Nah, selain resep ini masih banyak aneka resep daerah lainnya yang bisa dicoba untuk referensi masakan sehari-hari. Tentu saja rasanya lezat dan cara membuatnya juga sangat mudah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Resep Kari Terung Ayam Khas Palembang (Sumatera Selatan)

Kota Palembang merupakan salah satu kota yang terkenal dengan keindahan wisatanya. Tidak hanya tempat wisatanya, Palembang mempunyai makanan khas yang sangat menggoda untuk dicoba, misalnya pempek palembang, tekwan, mie celor, pindang patin dan lain-lainnya. Kali ini RESEP IBUKU ingin berbagi resep makanan khas kota Palembang yaitu Kari Terung Ayam. Kari khas Palembang ini berbeda dengan kari kebanyakan, perbedaannya yaitu kalau kari ayam khas Palembang menggunakan terung sebagai bahan tambahan selain ayam. Penasaran ingin mencobanya ? Berikut resepnya. Selamat mencoba
Bahan
  • 500 gram ayam, potong-potong sesuai selera
  • 3 buah cabai hijau, potong serong
  • 3 buah cabai merah, potong serong
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 200 gram terung ungu, belah 2 memanjang
  • 10 lembar daun salam koja
  • 250 ml santan dari ½ butir kelapa
  • 4 butir cengkih
  • 3 cm kayu manis
  • 1 buah tomat, potong-potong
  • 500 ml air
Bumbu halus
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah
  • 4 buah kapulaga, sangrai
  • 2 sdt ketumbar, sangrai
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit sangrai
  • ½ sdt jintan, sangrai
  • ½ sdt adas, sangrai
  • ½ sdt merica
  • ¼ sdt pala bubuk
  • 1½ sdt garam
  • ½ sd gula pasir, jika suka
Cara membuat
  1. Langkah pertama panaskan minyak, kemudian tumis bumbu halus, lalu tambahkan cengkih, kayu manis, daun salam koja, cabai hijau, dan cabai merah masak sampai harum
  2. Setelah itu masukkan tomat dan masukkan ayam, tumis ayam sampai berubah warna dan tomat layu.
  3. Kemudian tuangkan air, aduk-aduk rata, masak ayam sampai empuk.
  4. Selanjutnya masukkan terung lalu tuangkan santan, masak sampai terung layu dan santan mengental. Angkat, sajikan.
Cukup mudah bukan membuat Kari Terung Ayam khas Palembang ini ? Tidak perlu repot mencari bahan yang digunakan, dan tentu saja rasanya sangat nikmat. Cocok untuk referensi makanan untuk keluarga tercinta. Kalau kamu ingin mencari referensi makanan lainnya, masih banyak resep makanan daerah lainnya yang bisa kamu coba dirumah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Resep Ayam Bakar Sapit Khas Palembang (Sumatera Selatan)


Ayam bakar merupakan salah satu makanan yang sangat digemari para pecinta kuliner. Berbagai jenis ayam bakar khas Nusantara memang terkenal dengan kelezatannya termasuk Ayam Bakar Sapit Khas Palembang. Hal yang unik dalam proses pemanggangan ayam bakar sapit ini yaitu menggunakan dua bilah bambu untuk menjepit ayam sebelum dipanggang diatas bara api. Perpaduan bumbu-bumbu rempah dengan ayam menghasilkan cita rasa yang sangat menggugah selera. Ayam bakar sapit cocok disajikan dengan nasi putih hangat dan tahu serta tempe goreng. Berikut resepnya.
Bahan
  • 1 ekor ayam broiler, ukuran sedang
  • Minyak untuk menggoreng dan menumis
  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
Bumbu Halus
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 5 siung bawang putih
  • 7 butir bawang merah
  • 1 sdt terasi matang
  • 4 cm lengkuas, memarkan
  • 3 butir kemiri
  • 2 batang serai, memarkan
  • 500 ml santan dari ½ butir kelapa
  • 1 sdm ketumbar
  • ½ sdt jintan
  • 2 sdt garam
  • Bambu untuk menjepit ayam
Cara Membuat
  1. Langkah pertama potong-potong ayam menjadi empat bagian, kemudian baluri dengan air perasan jeruk nipis. Lalu diamkan selama kurang lebih 20 menit. Kemudian goreng ayam sampai berubah warna kuning kecoklatan. Angkat dan sisihkan.
  2. Selanjutnya tumis bumbu halus dengan serai dan lengkuas sampai bearoma harum dan matang. Lalu masukkan ayam dan tambahkan santan. Masak sampai santan menyusutdan kering. Angkat ayam dan tiriskan.
  3. Kemudian jepit ayam dengan dua belah bambu, lalu panggang di atas bara api.
Demikianlah Resep Ayam Bakar Sapit Khas Palembang, semoga dapat menambah referensi masakan untuk keluarga tercinta dirumah. Selain resep ini masih banyak lagi resep makanan khas daerah lainnya yang bisa dicoba dirumah. Tentu saja dengan cara membuat yang sangat mudah dan tidak repot. Selamat mencoba

Resep Gulai Tambusu (Usus Sapi) Khas Sumatera Barat


Masakan padang memang banyak digemari masyarakat Indonesia, tidak mengherankan jika banyak rumah makan padang disetiap kota di pelosok Indonesia. Salah satunya yang digemari adalah masakan gulainya. Cita rasa yang diberikan memang berbeda dengan gulai dari daerah lainnya. Rasa pedas namun gurih membuat yang mencicipinya pasti bakalan ketagihan. Nah kali ini RESEP IBUKU ingin berbagi resep masakan yang cukup banyak digemari yaitu Gulai Tambusu. Bagi sebagian orang yang belum tau, tambusu merupakan usus sapi yang didalamnya diberikan isi berupa campuran tahu, telor dan bumbu-bumbu lainnya. Disajikan dengan kuah gulai membuat cita rasa tembusu semakin nikmat. Berikut resepnya.Bahan :
  • 1 kg usus sapi
  • 5 butir telur ayam
  • 5 butir telur bebek
  • 1 liter santan kental dari 2 butir kelapa
Bahan pengisi usus:
  • 2 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdm kemiri giling
  • 1 sdt cabe merah giling
  • Garam secukupnya
Bahan Gulai:
  • 10 buah cabe merah
  • 6 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 3 lembar daun salam
  • 2 sdt air asam jawa
  • 3 lembar daun jeruk nipis
  • 1 ruas jari lengkuas
  • 1 ruas jari jahe
  • 1 ruas jari kunyit
  • 1 lembar daun kunyit
  • Lada secukupnya
  • Garam secukupnya
Cara Membuat  Gulai Tambusu :
  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencuci bersih usus sapi baik bagian dalam maupun bagian luar usus, usahakan jangan sampai usus sobek. Buang lemaknya kemudian ikat salah satu ujungnya.
  2. Langkah kedua kocok telur ayam dan bebek, campurkan santan dan bahan pengisi secukupnya.
  3. Langkah selanjutnya masukkan dalam usus sapi adonan telur dan santan, jangan terlalu penuh. Kemudian ikat ujungnya
  4. Kemudian rebus air hingga mendidih, masukkan usus sapi yang telah diisi lalu rebus hingga matang. Aduk-aduk selama proses memasak agar kematangannya rata.
  5. Langkah berikutnya masak santan hingga berminyak,
    kemudian tumis bahan gulai yang telah dihaluskan terlebih dahulu kecuali daun jeruk, daun kunyit dan daun salam.
  6. Selanjutnya tambahkan daun jeruk, daun kunyit dan daun salam ke dalam tumisan bumbu halus, kemudian masukkan santan kental. Masak dengan api kecil hingga santan mengental, kalau terlalu kental tambahkan air mendidih.
  7. Langkah terakhir masukan tambusu yang sudah dipotong ke dalam gulai, masak hingga matang. Angkat dan sajikan
Tips : Saat mengisi usus jangan sampai terlalu penuh, karena saat dimasak telur akan mengembang dan usu bisa pecah kalau diisi terlalu padat. Telur bebek digunakan agar adonan bisa agak keras saat dimasak.
Demikianlah Resep Gulai Tambusu (Usus Sapi) Khas Sumatera Barat yang bisa kamu coba dirumah, yang perlu diperhatikan dalam membuat tambusu ini adalah jangan ada bahan ataupun langkah yang kurang. Selamat mmencoba